News Update :

Entri Populer

Entri Populer

Tampilkan postingan dengan label Instrumen Investasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Instrumen Investasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Januari 2012

Instrumen Investasi atau produck investasi dari berbagai jenis

Dari berbagai sistem investasi yang ada,Produk investasi pada saat ini sangat mudah kita jumpai,Dari mulai investasi yang berbentuk nyata alias riil ”seperti Investasi properti,peternakan,pertaniaan,emas dsb”, atau investasi yang tidak nyata alias maya “ seperti investasi saham,forex,atau suka disebut investasi online”.

Dari berbagai jenis atau instrumen investasi tentu setiap orang mempunyai alasan yang berbeda dalam memilih bentuk investasi.Alasan-alasn inilah yang akan sangat mempengaruhi pemilihan instrumen investasi setiap orang.

Jadi,sebelum mengambil keputusan berinvestasi kita harus menentukan tujuan terlebih dahulu.apa tujuan kit berinvestasi?apakah butuh waktu yng cepat atau lambat? Atau memilih investasi yang tidak terlalu beresiko ( low risk)? Oleh karena itu kita sebagai seorang investor,kita perlu memahami instrumen-instrumen setiap yang ada dalam investasi.

Secara garis besar, Instrumen investasi bisa di kelompokan menjadi tiga kelompok berdasarkan tingkat resiko yang akan di hadapi oleh pra investor,yaitu low risk investment,middle risk investment,dan high risk investment.
  1. Low Risk Investment:
  2. Middle Rink Investment
  3. High Rink Investment
Demikian Beberapa instrumen investasi yang termasuk ke dalam tiga katagori resiko : low risk investment, middle rink investment dan high rink investment. Instrument-instrument investasi tersebut  terbagi menjadi dua krateria, yaitu investasi klasik  dan investasi moderen.
Yang termasuk investasi klasik seperti properti, tanah, tabungan dan sejenisnya.Sedangkan Investasi modern , yaitu seperti deposito,obligasi, saham, forex,asuransi, tabungan dan sejenisnya.

Investasi klasik sudah dimanfaatkan orang sejak dulu secara turun- temurun, sedang investasi modern merupakan jenis investasi yang kita temukan sekarang.

Pengertian High Risk Investment, Investasi yang sangat berisiko

Pernah tidak anda mendengar ada orang kaya mendadak? dan miskin mendadak? Nah, investasi jenis high risk investment bisa membuat orang mendapat uang dalam jumlah banyak dalam waktu sekejap, bahkan menjadi orang kayak mendadak. sebaliknya bisa juga  membuat seseoram  menjadi orang miskin mendadak karena kesalahan dalam mengambil posisi investasi.Kenapa bisa seperti itu? karena investasi jenis highrisk investment pertumbuhannya sulit di prediksi. Kadang pertumbuhan investasi bisa mencapai 50% bahkan lebih besar.diposisi inilah seseorang akan kaya mendadak ketika dia mengambil langkah  atau posisi Buy/sell yang tepat.

Terkadang Investasi jenis ini akan menjadi neraka ketika investor tidak meneliti atau memprediksi dengan tepat pisisi apa yang diambil. Oleh karena itu seseorang akan sangat mudah kehilangan uangnya, sebaliknya seseorang akan mudah mendapat keuntungan yang besar jika investasi diarea high risk investment.beberapa jenis investasi area ini di antaranya: Saham, Forex, Raksadana, Investasi Online dan sejenisnya

Pengertian Middle Risk Investment,investasi yang mempunyai beban lebih tinggi

Investasi pada jenis middle risk investment  merupakan investasi yang mempunyai beban lebih tinggi atau resiko jauh lebih tinggi dibandingkan dengan investasi dibank atau deposito.

namun, Demikia investasi jenis ini merupakan investasi yang memberi keuntungan jauh lebih besar dibanding investasi pada area low risk investment, beberapa contoh investasi jenis middle risk investment, yaitu ORI ( obligasi RI ), Sukri ( sukuk ritel ),properti,emas dan sejenisnya. dari beberapa hasil ang didapat oleh investor, investasi jenis middle risk invesment  memberikan hasil yang cukup lumayan besar dibanding dengan deposito atau tabungan yang termasuk jenis investasi low risk investment, Misalnya ORI untuk saat ini mendapatkan hasil sekitar 8,9% pertahun dalam jangka 3 tahun.hasil tersebut tentu cukup besar. walaupun jika investor menjual sebelum jatuh tempo dan bunga bank yang naik, mau tidak mau ORI akan kena dampak yang cukup membuat dada nasabah berdegup khawatir. namun, resiko ini tentu saja sebanding dengan keuntungan/hasil yang didapat.

Mirip dengan properti yang mampu memperoleh keuntungan hingga 30% pertahun, Emas lebih dahsyat lagi, pada dua belas tahun terakhir, Investasi Emas memberikan keuntungan lebih dari 45% per tahun.
Cukup menggiurkan bukan! Investasi di area middle risk investment.
Support : IdNusantara | Borneo Templates | Contact Us | Abaut Me | Sitemap
Copyright © 2011. Idonline - All Rights Reserved
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Creating Website simplexdesign
Proudly powered by Blogger